我要回家 (Wo yao hui jia – Aku Ingin Pulang)

For English version of this article, click here.

Bagaimana perasaanmu bila kamu tidak pulang selama bertahun-tahun?

Hidup bertahun-tahun di luar kota, maupun di luar negeri, pasti tidak pernah terpikir oleh kita. Kalau bisa, seumur hidup kita, kita tetap tinggal dekat dengan orang-orang yang kita cintai, dan yang mencintai kita. Tapi ada kondisi-kondisi yang memaksa kita untuk tinggal jauh dari mereka, misalnya pekerjaan kita.

Bila kita menikah, kita pun juga terkadang harus meninggalkan rumah orang tua kita, dan tinggal di sebuah rumah sendiri bersama pasangan kita. Namun kita pun masih sering mengunjungi rumah orang tua kita, untuk sekedar menyapa, ataupun untuk melepas rindu.

Namun yang masalah adalah bila ada orang yang meninggalkan rumah oleh karena pilihan.

Kita tidak bisa memilih untuk dilahirkan di keluarga mana. Semua keluarga tidak ada yang sempurna, dan selalu akan ada konflik. Sebenarnya semua konflik itu bisa diselesaikan, namun yang membuat konflik itu tidak bisa selesai karena tidak adanya pengertian bersama. Yang muda berpikir bahwa orang tua itu jahat dan tidak mau mengerti. Orang tua, setelah seharian lelah bekerja, ketika pulang, yang ia harapkan adalah anak yang dapat melegakan hatinya, bukan anak yang malah membuat pusing.

Karena itu seorang bijak pernah berkata “tidak ada yang salah dengan rasa cinta. yang bisa menjadi salah adalah bagaimana caranya kita mencintai.”

Kita juga bisa punya banyak orang tua angkat, mulai dari orang tua teman yang kita rasa baik, atasan di kantor yang kita teladani, maupun pemimpin rohani yang kita percayai. Namun sesempurna orang tua angkat itu juga, kita pun juga bisa mempunyai masalah dengan mereka.

Kenapa? Sebab mereka semua hanyalah manusia, yang bisa berbuat salah. Namun yang membuat masalah ini menjadi rumit, adalah imajinasi kita yang membayangkan sebuah “orang tua” yang tidak bisa salah, yang seharusnya dijadikan panutan dan teladan dalam segala hal. Itu yang membuat ketika “orang tua” tersebut melakukan kesalahan, tingkat kesalahan itu menjadi berlipat kali ganda di mata kita. Demikian juga bila suatu saat “orang tua” tersebut melontarkan kata-kata kasar, atau kita beradu mulut dengan mereka. Maka rasa sakit hati kita akan sangat berlipat ganda, oleh karena kita merasa seharusnya orang tua yang ideal itu tidak seperti itu. Kekagetan kita oleh perubahan drastis yang kita lihat pada saat kesalahpahaman itu terjadi, yang membuat kita menyimpan akar pahit dan sukar untuk memaafkan.

Padahal memaafkan itu sehat bagi jiwa kita.

Bahkan bila kita tidak mau memaafkan, itu akan mengkerdilkan jiwa kita, karakter kita. Orang yang menyimpan banyak akar kepahitan akan terhambat perkembangan pribadinya. Dia akan menjadi pribadi yang sangat takut salah, atau bahkan tidak peduli apakah dia melakukan kesalahan atau tidak. Dia akan mudah untuk membenci orang lain, dan sukar untuk percaya kepada orang lain. Hati yang tidak mau berbaikan itu sebenarnya seperti kanker yang menyebar, bukan saja di dalam diri kita, namun juga di dalam orang lain. Menggosip itu adalah sarana penyebaran kanker yang membuat orang yang seharusnya tidak memiliki perasaan benci menjadi terjangkiti dengan perasaan yang merusak itu.

Sebenarnya ketika kita memaafkan, kita membebaskan jiwa kita sendiri dari kungkungan penjara yang kita buat. Kita tahu bila kita memaafkan, maka kita akan bisa menutup lembaran masa lalu yang menyakitkan dengan baik, dan mulai melangkah menuju masa depan tanpa keraguan. Telepon orang tuamu, berbaikanlah dengan mereka, katakanlah bahwa engkau mencintai mereka. Jangan tunda-tunda lagi, sebab engkau tidak tahu apakah besok engkau masih bisa bertemu dengan mereka. Jangan biarkan mimpi buruk itu menghantui anda selamanya!


Hui Jia Event

Dalam hal ini, Gereja Mawar Sharon akan mengadakan even bernama hui jia (pulang). Kata kuncinya adalah “entah pulang untuk tinggal, atau untuk pergi lagi, hati bapa selalu ingin memberkati.” Ini adalah even untuk rekonsiliasi dengan mantan anggota gereja yang keluar dengan tidak baik-baik. Anggota gereja yang keluar karena konflik, salah paham, kekecewaan, pokoknya segala hal yang meninggalkan bekas luka tak terhapuskan di hati, diundang di acara ini. Kita bahagia bila anda datang untuk tinggal kembali bersama kami, tetapi sekalipun anda datang untuk pergi lagi, kali ini, pergilah dengan berkat kami, bukan dengan sakit hati. Pergilah dengan damai, bukan dengan hati yang tidak tenang. Jadi, datanglah, dan mari kita membereskan setiap hati kita, dan biar kami memberkati jalanmu dengan berkat yang dari Allah Bapa.

Hui Jia

Tanggal: 19 Agustus 2011
Waktu: 18.30 sampai selesai
Tempat: Main Hall Gereja Mawar Sharon


Ini adalah lagu yang Redo Daeng Badji ciptakan untuk even ini:

Pulang

Kuingin kau hadir di sini
Bertemu denganKu lagi
Ku hanya ingin kau datang di pelukanKu
Terima berkatKu

Kuingin kau hadir di sini
Bertemu denganKu lagi
Ku hanya inign memandang wajahmu slalu
Memberkatimu

Dengarlah ini rinduKu
Inilah isi hatiKu

Ku rindu kau kembali pulang.
Belabuh di dalam pelukanKu.
Kau tau tanganKu slalu terbuka untukmu, memberkatimu.

Ku rindu ku kembali pulang.
Berlabuh di dalam pelukanMu.
Ku tau tanganMu slalu terbuka untukku,
pengampunan yang Kau beri,
bawaku kembali padaMu Bapa.

Kembali ke Chorus


Download Pulang (Acoustic).mp3 dari Indowebster | MediaFire | 4shared.
Download Pulang.mp3 (versi live) dari Indowebster | Filesonic | 4shared.
Jelajahi lagu-lagu lain dari Redo.
For English version of this article, click here.
Kunjungi event ini di facebook.

Advertisements

7 comments on “我要回家 (Wo yao hui jia – Aku Ingin Pulang)

  1. hahaha,,,thankkkkk uu utk link downloadnya ,,dr td nyari lagu ini ,,,wkwkwk,,, memang lu the best dah…tapi yang ngga acousticnya kok keknya ngga dari awal ya ??ntar gua coba denger lagi deh … GBu bro ,,

  2. Pingback: Song Lyrics – Redo | Grace Room

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s